Saturday, 14 June 2008

Dialog Budaya & Gelar Seni "Yogya Semesta" Seri 13

Bung Karno, Islam, Pancasila dan NKRI
Yogyakarta, 11 Juni 2008

Komunitas Budaya Yogya Semesta untuk ke -13 kalinya menyelenggarakan dialog rutin dengan tajuk Dialog Budaya dan Gelar Seni "Yogya Semesta" setiap Selasa Wagenan di Bangsal Kepatihan. Pada putaran ke-13 ini mengambil tema "Bung Karno, Islam, Pancasila dan NKRI". Tema tersebut disajikan dalam bentuk talk show dan dishooting oleh Jogja TV (dan biasanya juga RRI Nusantara II Yogyakarta). Hadir dalam talk show tersebut 3 narasumber : Prof. Dr. Tajuddin Noor Effendi (alumnus GMNI, Guru Besar FISIPOL UGM), Kyai HM Jazir ASP (Aktivis LSM Komite Indonesia Masa Depan, Kyai Sejarawan, yang dulu suka mengoleksi kaset pidato Ir Soekarno), Dr. Chairil Anwar (alumnus HMI, dosen FMIPA, UGM). acara tersebut dipandu oleh Drs. Tri Kuntoro Priyambodo, M.Sc. (direktur eksekutif national e-Gov development Center-UGM, Penggiat teater UGM) dan Empunya Dialog Budaya, Romo Hari Dendi.

Sebelum acara talk show, diawali dengan pentas teater oleh Teater UGM yang mengambil tema,"Lahirnya Boedi Utomo" yang disutradarai oleh Drs. Suharyoso. Pentas teater ini direkam untuk dijadikan bahan ajar pengajaran Sejarah Berdirinya Budi Utomo, bahkan pelajaran-pelajaran lainnya. Adegan awal dari teater tersebut berupa prolog kondisi keterpurukan perekonomian, politik di Hindia Belanda, yang kemudian menjadikan seorang Dr. Wahidin Sudirohusodo gelisah, kegelisahannya itu dicurahkan kepada seorang pemuda STOVIA yang bernama Soetomo. Kemudian Soetomo bersama teman-temannya termasuk di dalamnya para Adipati di daerah sekitar untuk membentuk organisasi modern, "Budi Utomo". Di sana kita melihat kondisi ketika Budi Utomo melakukan konggres, ada perbedaan pendapat, saling sharing dan sebagainya. Para pemainnya berbusana Jawa.

Di sela-sela dialog tersebut kita bisa mendengarkan lagu-lagu kenangan dan pembangkit nasionalisme oleh Nala String Ansamble dari Grup Alumni ISI pimpinan Nona Eva. Kita bisa membenamkan diri dalam suasana masa lalu dengan konsep musik gesek dan tiup dari mereka. Mereka memang telah beberapa kali tampil dalam acara tersebut.
Apa reaksi Bung Karno, jika sekiranya ia bisa bangkit kembali dan melihat situasi bangsa dan negara saat ini? Bisa diperkirakan airmata Soekarmo akan mengucur tiada hentinya. banyak sekali yang akan ia tangisi, tetapi yang utama adalah pudarnya persatuan dan kesatuan. Ia telah berjuang sejak muda, memupuk persatuan dan kesatuan di tengah-tengah kondisi yang berpotensi pecah belah.

Bung Karno merupakan orang yang bisa merangkul banyak golongan, baik lawan maupun kawan. Beliau merupakan keturunan Jawa dan Bali. Sebenarnya dia sangat dekat dengan ajaran Hindu. Pergaulannya dengan teman-temannya telah menyumbangkan sejumlah pemikiran yang nasionalistis. HOS Cokroaminotolah yang telah berhasil membimbing tokoh-tokoh nasional. Sebagian besar muridnya punya kans jadi presiden, salah satunya yang jadi presiden yang nasionalis adalah Ir. Soekarno. Punya pandangan Muhammadiyah, setelah di bengkulu mengenal Ibu Fatmawati.

Menurut penuturan, Kyai HM Jazir ASP yang dijuluki oleh Romo Hari Dendi dengan kamus berjalan dalam sejarah karena hapal tahun-tahun bersejarah dengan detil, mengungkapkan, bahwa ketika Bapak Soekarno pidato di Istora Senayan,"...Ibu saya Hindu, bapak saya Islam-Islaman, 15 tahun mendalami Islam kepada HOS Cokroaminoto, sering mendengar khutbah Kh Ahmad Dahlan. Islam itu mundur karena menutup jihad, kalau bisa muslim itu sebersih-bersih tauhid, sepandai-pandai siasat.........Nama kecilnya Kusno, diganti Soekarno yang membela siapa saja.
Ir Soekarno mendapatkan Doktor Honoris causa di bidang tauhid. Beliau merupakan seorang ahli simbol. Oleh karena mencintai Yogyakarta sebagai kota perjuangan yang melahirkan para pahlawan, maka beliau design Masjid Syuhada di Yogyakarta. Istiqlal merupakan jiwa merdeka yang bisa dicapai dengan Syuhada. Indonesia akan dia bawa ke Baiturrahman (rumah yang penuh kasih sayang). Untuk mencapainya dibutuhkan pemuda yang menguasai IMTAQ dan IPTEK (kyai intelek-intelek kyai), maka di ITB didirikan Masjid Shalman al Farishy (arsitek muslim). Agar Islam menjadi ajaran global, maka harus mi'raj dalam mind, bukan badan yang mi'raj. Kalau Indonesia pingin maju ya harus memiliki pikiran seperti orang Barat. Mungkin mendengar penuturan KH Jazir tentang banyak kisah, kita akan terhanyut di dalamnya.
Tatkala memberikan sambutannya pada sidang kabinet 15 januari 1966 di istana Merdeka, presiden Soekarno bercerita,"aku ini kecil dari mula, ....yang menjadi gandrung saya bahkan yang saya derita untuknya, yang saya dimasukkan dalam penjara untuknya, yang saya dibuang di dalam pembuangan untuknya, bahkan pernah yang hampir -hampir saya didrel mati di Brastagi untuk bangsa, tanah air, kemerdekaan dan negara....Bangsa harus menjadi bangsa yang kuat dan besar. Oleh karena itulah belakangan ini selalu saya menangis, bahkan donder-donder, marah-marah. Hee, bangsa Indonesia, jangan gontok-gomtokan!!"
Ketika Pancasila masih dalam sebagai draft, persatuan Indonesia dijadikan sila pertama. tanpa persatuan, suatu bangsa mustahil maju membangun dirinya. ia kerap menyitir ucapan arnold Toynbee bahwa "A great civilization never goes down unless it destroy itself from within" Atau ucapan Abraham Lincoln,"A nation divided against itself, cannot stand". Mana ada bangsa yang bisa bertahan jika terpecah belah di dalamnya? Demikian juga nantinya nasib NKRI, jika bangsa ini senantiasa merongrong semangat persatuan dan kesatuan bangsa itu justru oleh kita sendiri.
Ketika kita mengenang sosok Soekarno sekaligus karya besarnya Pancasila saat ini, Indonesia sesungguhnya sedang berjalan menuju disintegrasi bangsa. Faktor pokoknya karena bangsa ini hidup dalam situasi anomali atau valueless state. Di satu sisi kita sudah meninggalkan Pancasila, walaupun secara teoritis masih mengakui sebagai ideologi, di sisi lain nilai penggantinya belum diformalkan. Memang kita sedang bereksperimen dengan liberalisme beserta kapitalisme sebagai anak kandungnya, meski banyak elemen masyarakat yang menolak ideologi tersebut.
Tak mungkin bicara NKRI dan Pancasila tanpa menyebut nama Bung Karno. Demikian juga bila bicara tentang Islam. Pada tahun 1940 di Panji Islam beliau menulis "Apa Sebab Turki Memisah Agama dari Negara" Menurutnya Islam dipisahkan dari negara agar supaya Islam menjadi merdeka dan negara pun menjadi merdeka. Agar supaya islam bisa berdiri sendiri, agar supaya Islam subur dan negarapun subur pula.
Menurut Dahlan Ranuwiharjo, Soekarno bukanlah nasionalisme sekuler, tetapi dia merupakan nasionalis religius. Demikian pula menurut Wajiz Anwar (dosen filsafat UIN Yogyakarta), Soekarno itu seorang pembaharu pemikiran islam terbesar Abad 20 yang berhasil mengawinkan pemikiran Islam dengan filsafat Yunani.
Dalam suratnya ke Redaktur Panji Islam, Bapak Soekarno menyatakan bahwa Islam adalah satu agama yang luas yang menuju pada persatuan manusia. ia menginginkan Islam modern dengan membawa misi universal Islam, rahmatan lil alamin. Islam bukan untuk segolongan manusia, tetapi bagi ummat manusia dengan membawa rahmat bagi seluruh isi alam semesta. Agama Islam hanyalah bisa kita pelajari sedalam-dalamnya kalau kita bisa membukakan semua pintu-pintu budi akal kita bagi semua pikiran-pikiran yang berhubungan kepadanya dan harus kita saring lewat Al Quran dan Sunnah Nabi.
Perlu disadarilah masih banyak orang yang mengaku Islam, tetapi kelakuannya tidak rahmatan lil alamin.
Referensi :
Hari Dendi,"Dialog Budaya dan Gelar Seni "Yogya Semesta" Seri 13 : Bung Karno, Islam, Pancasila dan NKRI" di bangsal Kepatihan, Yogyakarta.

Monday, 9 June 2008

Memaknai Jalan Hidup Yusuf a.s.
Dalam Era Penuh Tantangan (2)

Zulaikha bersikukuh untuk mempertahankan budaknya, Yusuf untuk bekerja di istananya. Istri Al Aziz Qithfir(Al Aziz di Mesir) itu bagai mendapatkan kembali masa pubernya. Zulaikha adalah seorang perempuan tercantik di kota. Kita bayangkan saja dia lebih cantik dari Sarah Azhari, Ayu Azhari, Luna Maya, Dona Agnesia, Julie Estelle, Dewi Persik, padahal mereka adalah wanita-wanita Indonesia yang seksi dan cantik.
Pada suatu hari kerinduan Zulaikha akan cinta Yusuf rupanya sudah tidak terbendung lagi, sehingga membuat banyak trik untuk mendekati Yusuf.
"Yusuf, tolong bilik saya agaknya ada tikus masuk, tolong kamu bersihkan...." Budak yang mana yang tidak mau diperintah oleh Nyonya Besarnya.
Yusuf masuk ke kamar Zulaikha dan Al Aziz Qithfir,"Nyonya, mana yang harus saya benahi............."
Zulaikha telah menyiapkan perangkap, dia sudah berpakaian yang menggoda selera."Yusuf kamu tahu, Al aziz selalu sibuk memikirkan negaranya, sehingga tidak pernah sedikitpun menyenangkanku, Yusuf, mendekatlah.................".
Sejenak Yusuf tertahan dan terpana, akan tetapi kalau saja tidak teringat kalau yang di depannya adalah suami tuannya, dan takut kepada Tuhannya, mungkin saat itu dia sudah terhanyut dalam buaian Zulaikha. Yusuf berpaling dan berlari mendekati pintu. Zulaikha mengejar dan menyeret baju Yusuf."Weeek......................" baju belakang Yusuf terobek. Ketika Yusuf membuka pintu, Al Aziz Qithfir berada di depan pintu dan terbelalak.
"Aduh kalian ini ngapain, istri orang sama budak sama saja................................ngapain Yusuf Zulaikha, suami di kantor, isteri bermesraan sama pelayannya, aduh, ctttttt.........................."
"Dia budak tidak tahu diri, ketika kamu pergi selalu menggodaku, baru hari ini saja tertangkap..........."
"Ya Tuhan, setega itu Nyonya pada saya, Nyonyalah yang mulai duluan..............." bela Yusuf.
"Mana ada Nyonya suka sama budaknya, nggak masuk akal tahu..................."
Qithfir marah,"Budak nggak tahu diri, mengganggu isteri tuannya, masukkan dia ke penjara...."
"Saya akan membuktikan bahwa kalian yang salah" kata Yusuf.
Beberapa orang yang tahu berbisik pada Al Aziz, "Kalau Yusuf yang salah pastilah yang robek bagian depan bajunya, tapi kok bisa di belakang yang robek, pasti ini ditarik dari belakang...........dan isteri Anda yang serong"
Al Aziz,"Benar juga, aku juga tahu, cuma aku ingin menyelamatkan muka isteriku, dengan dalih sobeknya baju kan bisa direkayasa, bisa saja tadi sudah sobek duluan...."
Yusuf menjalani hidup di penjara daripada harus mengakui perbuatan yang tidak diakuinya.
Beberapa perempuan yang tahu rahasia kesalahan Zulaikha menjadikan berita ini menjadi semakin heboh. Mungkin kalau dulu sudah ada stasiun tv, maka berita ini akan diincar oleh Insert, Silet, Issue, Kiss, Go Show, Was-was dan sebagainya yang serba berita selebritis.
"Tahu enggak, sungguh tidak tahu malu, isteri Al Aziz menggoda budaknya, kalau kita sih nggak level, gitu lho............."
"Wooooo, apa bini Al Aziz nggodain bujangnya, aduh, apa kata dunia........"
"Kamu apa nggak tahu, kalau Al Aziz itu sebenarya sudah impotent, begitulah..."
"Maksud lue..."
"Pokoknya gitu deh..............."
Setiap lewat di depan kediaman Zulaikha, mereka bisa saja berdehem-dehem.
Mendengar dirinya dicerca banyak orang, menjadi berita di seluruh kota, maka dia meminta agar Yusuf diminta ikut perjamuan yang didatangi wanita-wanita di kota. Di depan mereka diberi hidangan yang harus dikupas dengan pisau.
Waktu-waktu yang ditunggu datang juga. Yusuf berjalan di antara wanita-wanita tadi. Spontan saja tanpa sadar mereka terbengong-bengong hingga mengiris jarinya sendiri.
"Woooooooo................oh...oh..oh aduh sakit sekali jariku.............."
"Aduh tanganku.................."
"Dewa atau orang ini................"
"Itulah kenapa aku menggodanya, aku memang salah, salah dan salah, tapi kalian rasakan sendiri khan, dia sangat rupawan, tidak seperti pria di kota ini.................."kata Zulaikha puas.
Walaupun sudah tahu kalau Yusuf tidak bersalah tetapi tetap diminta mengakui apa yang tidak dikerjakannya. Jadi dia dipenjara bukan karena bersalah, tetapi karena tidak mau mengakui seolah-olah dialah yang bersalah, karena ada ancaman kalau tidak mau mengaku mau melecehkan isteri Al Aziz akan dipenjara dan Yusuf pun memilih penjara.
**********
Pada suatu hari di penjara, Yusuf bertemu dua orang pelayan Al Aziz. Keduanya sedang menunggu keputusan hukuman.
"Kisanak, aku bermimpi memerah anggur untuk Raja"
"Kisanak, aku bermimpi, ada roti di kepalaku yang dimakan burung....."
"Kira-kira tahukah kamu maksud dari mimpi kami itu.........."
"Walaupun kami sulit percaya, tetapi mungkin saja ada maknanya............."
Yusuf menjawab,"Menurut petunjuk Tuhanku, salah satu kalian akan dicintai oleh Raja kalian dan tetap jadi pelayan minuman, sedangkan salah satu di antara kalian akan dipancung oleh Raja.
"Lalu siapa di antara kami yang ...................."
"Maaf saya tidak akan mengatakannya sekarang sampai kejadian itu ada.........Saya khawatir kalian akan tidak bisa tenang, nikmati saja hari ini..................."
Sampai akhirnya salah satunya dipancung Al Aziz-nya. Salah satu yang selamat sudah lupa dengan Yusuf, padahal dia telah berjanji akan menceritakannya pada Al Aziz.
*****
Sampai pada suatu waktu, Al Aziz memiliki mimpi yang aneh,"Wahai ahli tafsir mimpi di kota ini, sesungguhnya aku telah bermimpi melihat Tujuh ekor sapi gemuk dimakan tujuh sapi yang kurus, dan tujuh tangkai gandum yang basah dan tujuh gandum yang kering........."
"Saya pikir itu hanya mimpi kosong tuanku"
"Iya, bunga tidurlah, tidak usah dikhawatirkan"
"Saya lagi blank Tuan..."
Jawaban itu tidak memuaskan Al Aziz. Seorang pelayan yang selamat tadi memberitahukan Al Aziz tentang keberadaan Yusuf yang tepat dalam tafsir mimpinya.
"Tuan, saya punya teman yang tepat tafsir mimpinya, itu terbukti pada saya. Dia betul-betul orang yang dipercaya, tapi dia ada dipenjara..........."
Yusuf pun dipanggil oleh Al Aziz,"Kamu tahu enggak apa maksud dari mimpiku, tujuh ekor sapi gemuk dimakan tujuh sapi kurus, tujuh tangkai padi kering dan basah...........Gara-gara itu, tidurku tidak nyenyak......."
"Begini Al Aziz, bahwa nanti akan ada masa paceklik, oleh karenanya mulai sekarang harus banyak menanam, kemudian disimpan untuk cadangan/lumbung makanan kita nanti di masa yang akan datang........"
Al Aziz berencana memberi hadiah kepada Yusuf berupa kedudukan di sisinya, tetapi rupanya perkara isu pelecehan seksual terhadap Istrinya menganjal dirinya.
"Yusuf, benarlah perkiraanku sejak bertemu kamu pertama kali, kamu betul-betul akan membantuku, lalu kalau kuberi kedudukan, kamu mau kujadikan apa?"
"Benarkah Tuanku, tetapi bagaimana dengan kasus dengan Istri Anda? Dan bagaimana dengan perempuan-perempuan penyebar gosip di kota ini?"
"Baiklah akan kuklarifikasi ke mereka lagi, tunggu saja besok...................."
Setelah itu Al Aziz Qifthir mengklarifikasi ke istri dan warga kota.
"Istriku aku ingin tanya sedikit tentang Yusuf, kayaknya nggak mungkin deh orang seperti Yusuf memaksa kamu yang tidak-tidak..................Dia punya kepribadian"
"Sesungguhnya akulah yang bersalah, akulah yang mulai, habis Al Aziz tidak pernah peduli denganku, setiap hari hanya memikirkan rakyat.............."
Penduduk kota pun percaya akan sikap Yusuf. Oleh karenanya Yusuf dibebaskan dengan referensi tidak melakukan tindak pelecehan sedikitpun kepada Isteri Al Aziz, Zulaikha.

Pantai Glagah

Pantai Glagah
Pantai Glagah yang indah, dinding pemecah gelombang, kanal-kanal yang meliuk-liuk, adanya di Jogjakarta Sisi Barat bagian selatan